Welcome to www.jamal.com
go to my homepage
Go to homepage
WELLCOME TO SITUS LO HULONDHALO
Showing posts with label Tips Trik. Show all posts
Showing posts with label Tips Trik. Show all posts

Saturday, October 18, 2014

Registrasi CPNS Online Bermasalah; "Data tidak sesuai dengan KTP"

Tentu tidak bisa dipungkiri bahwa dalam pelaksanaan registrasi CPNS Online sering terjadi masalah atau eror pada sistem. Kali ini masalah yang terjadi malah pada data kartu penduduk kita. Padahal data yang sudah kita masukan sudah sesuai dengan KTP yang tertulis. Pakai kaca mata pembesar pun data KTP yang kita masukan yang sudah sama persis dengan data pada kolom registrasi, namun ketika melakukan pendaftaran, justru pesan yang muncul "Data tidak sesuai KTP". Bingung jadinya. Bolak balik Bapecapil pun pesan ini tak akan berubah. hehehe. 

Adapun tips yang kami berikan, berhubung sudah beberapa sahabat Pondok Mahasiswa di Gorontalo (21 orang) yang telah berhasil melakukan registrasi online.

1. Buka file Ms. Word untuk Copy Paste data yang anda masukkan. Hal ini dilakukan agar kita bisa copy paste data email atau NIK yang sudah ketik, Capek kan..bila harus ketik lagi. berhubung server Panselnas sering bermasalah. Bisa juga untuk database data agar kita tidak lupa.

2. Buat email baru (Pastikan email tersebut sesuai dengan nama anda, "tidak pakai nama samaran atau ketambahan penghubung lainnya). Pakai pasword yang gampang/mudah saja diingat. Membuat email baru tidak lebih 10 menit saja. Jadi luangkan waktu anda

3. Lihat Formasi Wilayah yang anda tuju. Lihat dan terawang klo jurusan anda terdapat pada formasi tersebut. Bila ada, silahkan lakukan registrasi atau klik https://regpanselnas.menpan.go.id/ isi dengan hati-hati sesuai data NIK, NAMA,dan EMAIL yang anda buat tadi. Berikut Contoh registrasi.
Pastikan kode security terlihat, agar anda tidak me-reload lagi.


4. Setelah data semua sudah sesuai dan lengkap, Klik kirim. Apabila lancar jaya, maka lihat email anda di Kotak Masuk atau di Kotak SPAM email. Bila pesan sudah muncul print out atau baca petunjuk selanjutnya. 

Nah kembali ke judul tulisan ini masalah yang baru-baru muncul pada registrasi ini yaitu "Data tidak sesuai KTP", Bingung kan...Padahal KTP kita asli 2000% buatan Bapecapil. 

5. Langkah yang perlu anda lakukan yaitu mendaftarkan KTP anda secara nasional karena barangkali Data tersebut tidak sesuai data base Kemendagri. Silahkan klik link pengaduan berikut. SAPA KEMENDAGRI dan Klik Sub Menu DAFTAR. maka akan muncul gambar sebagai berikut.

*Masukkan data anda sesuai KTP
*Scan KTP anda dan di upload

6. Setelah anda melakukan langkah-langkah pendaftar Data KTP anda secara nasional, maka diulangi lagi Registrasi CPNS di Panselnas. Tetap isi data secara hati-hati. Klik Kirim. dan Alhamdlillah Anda sudah berhasil registrasi. Buka email dan ikuti petunjuk selanjutnya untuk login untuk mengisi form pendaftaran online. atau klik http://sscn.bkn.go.id

Tips selanjutnya seyogyanya dan sebaiknya ketika anda melakukan registrasi dan pendaftaran CPNS Online dilakukan pada saat server Panselnas tidak sibuk. Pada tengah malah jam 1-4 atau bisa setelah Shalat Subuh jam 4-6 Pagi. Selamat Berjuang. Semoga bermanfaat.
Bukti registrasi yang berhasil kami lakukan terkait masalah di atas.
Mendaftar Minggu 19 Oktober 2014 Pukul 4.04 am.



Penulis; Abdul Rauf Mayang (Via email: jamal.abdulraufmayang@gmail.com)
Silahkan memberi komentar bila terjadi kesulitan, Kami akan segera mencarikan solusi terbaik untuk anda. Terima kasih sudah berkunjung.

Friday, March 29, 2013

Tips Ampuh Memilih Dosen Pembimbing


Dosen pembimbing (academic advisor) adalah vital karena nasib Anda benar-benar berada di tangannya. Memang benar bahwa dosen pembimbing bertugas mendampingi Anda selama penulisan skripsi. Akan tetapi, pada prakteknya ada dosen pembimbing yang "benar-benar membimbing" skripsi Anda dengan intens. Ada pula yang membimbing Anda dengan "melepas" dan memberi Anda kebebasan. Mempelajari dan menyesuaikan diri dengan dosen pembimbing adalah salah satu elemen penting yang mendukung kesuksesan Anda dalam menyusun skripsi.
            Tiap universitas/fakultas mempunyai kebijakan tersendiri soal dosen pembimbing ini. Anda bisa memilih sendiri dosen pembimbing yang Anda inginkan. Tapi ada juga universitas/fakultas yang memilihkan dosen pembimbing buat Anda. Tentu saja lebih "enak" kalau Anda bisa memilih sendiri dosen pembimbing untuk skripsi Anda.
            Lalu, bagaimana memilih dosen pembimbing yang benar-benar tepat?
            Secara garis besar, dosen bisa dikategorikan sebagai: (1) Dosen senior, dan (2) Dosen junior. Dosen senior umumnya berusia di atas 40-an tahun, setidaknya bergelar doktor (atau professor), dengan jam terbang yang cukup tinggi. Sebaliknya, dosen junior biasanya berusia di bawah 40 tahun, umumnya masih bergelar master, dan masih gampang dijumpai di lingkungan kampus.
            Tentu saja, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebagai contoh:
  • Kalau Anda memilih dosen pembimbing senior, biasanya Anda akan mengalami kesulitan sebagai berikut:
  • Proses bimbingan cukup sulit, karena umumnya dosen senior sangat perfeksionis.
  • Anda akan kesulitan untuk bertemu muka karena umumnya dosen senior memiliki jam terbang tinggi dan jadwal yang sangat padat.
Tapi, keuntungannya:

  1. -          Kualitas skripsi Anda, secara umum, akan lebih memukau daripada rekan Anda.
  2. -       Anda akan "tertolong" saat ujian skripsi/pendadaran, karena dosen penguji lain (yang kemungkinan masih junior/baru bergelar master) akan merasa sungkan untuk "membantai" Anda.
  3. -          Dalam beberapa kasus, bisa dipastikan Anda akan mendapat nilai A.

            Sebaliknya, kalau Anda memilih dosen pembimbing junior, maka Anda akan lebih mudah selama proses bimbingan. Dosen Anda akan mudah dijumpai di lingkungan kampus karena jam terbangnya belum terlalu tinggi. Dosen muda umumnya juga tidak "jaim" dan "tidak sok" kepada mahasiswanya.
            Tapi, kerugiannya, Anda akan agak "sendirian" ketika menghadapi ujian skripsi. Kalau dosen penguji lain lebih senior daripada dosen pembimbing Anda, bisa dipastikan Anda akan "dihajar" cukup telak. Dan dosen pembimbing Anda tidak berada dalam posisi yang bisa membantu/membela Anda.
Jadi, hati-hati juga dalam memilih dosen pembimbing

Thursday, October 11, 2012

Rahasia Besar dalam Penyusunan Skripsi


Banyak mahasiswa yang merasa bahwa skripsi hanya "ditujukan" untuk mahasiswa-mahasiswa dengan kecerdasan di atas rata-rata. Menurut saya pribadi, penulisan skripsi adalah kombinasi antara kemauan, kerja keras, dan relationships yang baik. Kesuksesan dalam menulis skripsi tidak selalu sejalan dengan tingkat kepintaran atau tinggi/rendahnya IPK mahasiswa yang bersangkutan. Seringkali terjadi mahasiswa dengan kecerdasan rata-rata air lebih cepat menyelesaikan skripsinya daripada mahasiswa yang di atas rata-rata.
            Masalah yang juga sering terjadi adalah seringkali mahasiswa datang berbicara ngalor ngidul dan membawa topik skripsi yang terlalu muluk. Padahal, untuk tataran mahasiswa S1, skripsi sejatinya adalah belajar melakukan penelitian dan menyusun laporan menurut kaidah keilmiahan yang baku. Skripsi bukan untuk menemukan teori baru atau memberikan kontribusi ilmiah. Karenanya, untuk mahasiswa S1 sebenarnya replikasi adalah sudah cukup.
            Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah bahwa penelitian, secara umum, terbagi dalam dua pendekatan yang berbeda: pendekatan saintifik dan pendekatan naturalis. Pendekatan saintifik (scientific approach) biasanya mempunyai struktur teori yang jelas, ada pengujian kuantitif (statistik), dan juga menolak grounded theory. Sebaliknya, pendekatan naturalis (naturalist approach) umumnya tidak menggunakan struktur karena bertujuan untuk menemukan teori, hipotesis dijelaskan hanya secara implisit, lebih banyak menggunakan metode eksploratori, dan sejalan dengan grounded theory.
            Mana yang lebih baik antara kedua pendekatan tersebut? Sama saja. Pendekatan satu dengan pendekatan lain bersifat saling melengkapi satu sama lain (komplementer). Jadi, tidak perlu minder jika Anda mengacu pada pendekatan yang satu, sementara teman Anda menggunakan pendekatan yang lain. Juga, tidak perlu kuatir jika menggunakan pendekatan tertentu akan menghasilkan nilai yang lebih baik/buruk daripada menggunakan pendekatan yang lain.

Skripsi untuk Mahasiswa di Gorontalo


Skripsi adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi sebagai bagian untuk mendapatkan gelar sarjana (S1). Skripsi inilah yang juga menjadi salah satu pembeda antara jenjang pendidikan sarjana (S1) dan diploma (D3). Buat sebagian mahasiswa, skripsi adalah sesuatu yang lumrah. Tetapi buat sebagian mahasiswa yang lain, skripsi bisa jadi momok yang terus menghantui dan menjadi mimpi buruk. Banyak juga yang berujar "lebih baik sakit gigi daripada bikin skripsi".
Ada beberapa syarat yang musti dipenuhi sebelum seorang mahasiswa bisa menulis skripsi. Tiap universitas/fakultas memang mempunyai kebijakan tersendiri, tetapi umumnya persyaratan yang harus dipenuhi hampir sama. Misalnya, mahasiswa harus sudah memenuhi sejumlah SKS, tidak boleh ada nilai D atau E, IP Kumulatif semester tersebut minimal 2.00, dan seterusnya. Anda mungkin saat ini belum "berhak" untuk menulis skripsi, akan tetapi tidak ada salahnya untuk mempersiapkan segalanya sejak awal.
Skripsi tersebut akan ditulis dan direvisi hingga mendapat persetujuan dosen pembimbing. Setelah itu, Anda harus mempertahankan skripsi Anda di hadapan penguji dalam ujian skripsi nantinya. Nilai Anda bisa bervariasi, dan terkadang, bisa saja Anda harus mengulang skripsi Anda (tidak lulus).
Skripsi juga berbeda dari tesis (S2) dan disertasi (S3). Untuk disertasi, mahasiswa S3 memang diharuskan untuk menemukan dan menjelaskan teori baru. Sementara untuk tesis, mahasiswa bisa menemukan teori baru atau memverikasi teori yang sudah ada dan menjelaskan dengan teori yang sudah ada. Sementara untuk mahasiswa S1, skripsi adalah "belajar meneliti".
Jadi, skripsi memang perlu disiapkan secara serius. Akan tetapi, juga nggak perlu disikapi sebagai mimpi buruk atau beban yang maha berat. anda tentunya perlu mengetahui rahasia besar dalam penyusunan skripsi “Nikmatilah Pekerjaan dalam membuat skripsi itu maka akan terasa Enjoy menjalaninya” Intinya sikap optimism yang paling utama. “Do It”...


Tuesday, August 2, 2011

Tips Ampuh Cara Memilih Jurusan di Perguruan Tinggi setelah Lulus SMU



Ujian nasional sudah berakhir dan menghasilkan lulusan-lulusan yang bakal menuju jenjang perguruan tinggi atau masa kuliah maupun yan memilih untuk bekerja. Bagi yang mau melanjutkan kejejang perguruan tinggi sudah saatnya memikirkan jurusan-jurusan yang bakal di pilih nantinya.

Tak semua siswa bisa masuk ke perguruan tinggi negeri , atau tidak terpilih sebagai siswa undangan atau yang tidak lulus ujian UNPTN.

Untuk itu saya memberikan tips ampuh cara memilih jurusan di perguruan tinggi adalah sebagai berikut:

1. Karena masa kuliah itu memakan waktu yang lama, maka Tanya dulu pada diri kita sendiri apa yang jadi minat kita , jurusan apa yan kita sukai dan yang mampu kita kuasai , apa yang kita bisa karena dengan memilih jurusan yang berdasarkan kemauan , maka semangat kita untuk menjalani dunia perkuliahan itu akan terasa enteng dan kita tidak merasa terbebani, jika masih bingung juga menenentukan pilihan, bagi orang islam laksanakan sholat tahajud untuk meminta petunjuk dari Allah SWT
2. Jangan penah mengikuti jejak orang lain, jadilah diri sendiri, karena sifat ikut-ikutan tidak akan bertahan lama yang akan membuat kita putus di tengah jalan.
3. Sebelum benar-benar memilih jurusan kuliah khususnya perguruan tinggi swasta, pelajari dulu latar belakangnya, sudah terpecaya atau lihat apakah lulusan perguruan tinggi disana menjanjikan atau tidaknya untuk masa depan kita.
4. Cara info lewat para kerabat kita yang pernah kuliah, tanya mereka semua hal yang menyangkut tentang masa kuliah tesebut,serta tanyakan apa saja yang bisa kita jadikan patokan dalam memilih serta mempersiapkan hal-hal yang harus ada
5. Lihat keuangan keluarga kita, jangan memaksakan keadaan , pilihlah jurusan atau perguruan yang terjangkau oleh keuanga keluarga kita
6. Jangan menyerah pada keadaan, gali terus informasi , banyak bertanya pada yang telah berpengalaman, pasti kita menemukan jalan yang akan membawa mimpi kita menjadi kenyataan.
Semoga cara memilih jurusan kuliah yang tepat ini dapat bermanfaat dan bisa jadi masukkan buat rekan-rekan yang akan melanjutkan pendidikan kejenjang perguruan tinggi maupun yang lagi bingung memilih jurusan apa yang bakal dipilih nantinya.